Launching KOMPAS MAPAN, Pemalang Perkuat Kolaborasi Wujudkan BUMDes Mandiri dan Berkelanjutan

Kabupaten Pemalang terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat perekonomian desa melalui pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Sebagai salah satu pilar penggerak ekonomi desa, BUMDes memiliki potensi besar untuk mendukung program ketahanan pangan, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Meski demikian, pengelolaan BUMDes di Kabupaten Pemalang masih menghadapi sejumlah tantangan. Keterbatasan kapasitas manajerial pengelola, belum kuatnya jejaring kemitraan usaha, rendahnya inovasi dalam pengembangan unit usaha, serta belum optimalnya kolaborasi antar pemangku kepentingan menjadi faktor yang menyebabkan kontribusi BUMDes terhadap peningkatan ekonomi masyarakat dan ketahanan pangan desa belum dapat berjalan secara maksimal.

Menjawab tantangan tersebut, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Pemalang menggagas Proyek Perubahan KOMPAS MAPAN (Kolaborasi Pengembangan BUMDes Mandiri, Profesional, Berkelanjutan). Inovasi ini dirancang sebagai strategi untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, BUMDes, dunia usaha, lembaga terkait, dan masyarakat dalam mewujudkan tata kelola BUMDes yang profesional, adaptif, inovatif, dan berkelanjutan.

Melalui KOMPAS MAPAN, berbagai langkah strategis akan dilaksanakan, antara lain penguatan kelembagaan BUMDes, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan kemitraan usaha lintas sektor, serta pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan usaha desa. Pendekatan kolaboratif tersebut diharapkan mampu mendorong BUMDes menjadi lembaga ekonomi desa yang semakin mandiri, berdaya saing, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sebagai bentuk komitmen dalam mengimplementasikan inovasi tersebut, pada 22 Juli 2026 telah dilaksanakan Launching KOMPAS MAPAN. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan sekaligus memasyarakatkan inovasi KOMPAS MAPAN kepada seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah desa, pengelola BUMDes, perangkat daerah, mitra usaha, hingga masyarakat luas.

Peluncuran KOMPAS MAPAN diharapkan menjadi titik awal penguatan gerakan kolaborasi dalam pengembangan BUMDes di Kabupaten Pemalang. Dengan semakin luasnya pemahaman dan dukungan terhadap inovasi ini, BUMDes diharapkan semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas tata kelola, memperluas jejaring usaha, serta menghadirkan berbagai inovasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat desa.

Ke depan, KOMPAS MAPAN diharapkan mampu menjadi model kolaborasi yang mempercepat terwujudnya BUMDes yang mandiri, profesional, dan berkelanjutan. Dengan BUMDes yang semakin kuat, desa akan memiliki daya ungkit yang lebih besar dalam memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kemandirian ekonomi, membuka peluang usaha baru, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan di Kabupaten Pemalang.

Scroll to Top