Pembukaan TMMD Sengkuyung II Tahun 2026, Perkuat Sinergi Bangun Desa di Pemalang

Pemalang – Pelaksanaan pembukaan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Kabupaten Pemalang berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan, meskipun diwarnai kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Hujan lebat yang mengguyur wilayah sejak pagi hari menyebabkan lokasi upacara yang semula direncanakan di lapangan desa, terpaksa harus dipindahkan ke pendopo Balai Desa Klareyan. 

Meski terjadi perubahan lokasi secara mendadak, jalannya upacara tetap berlangsung khidmat dan lancar. Hal ini tidak mengurangi makna serta semangat kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan program TMMD. Pada kesempatan tersebut, Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Dalam sambutannya, disampaikan rasa syukur ke hadirat Allah SWT atas kesempatan untuk tetap dapat melaksanakan kegiatan pembukaan dalam keadaan sehat. Program TMMD merupakan salah satu bentuk operasi bakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu bersama pemerintah daerah, dengan tujuan utama meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat.

TMMD yang secara rutin dilaksanakan setiap tahun ini telah memberikan banyak manfaat, khususnya dalam mendukung percepatan dan pemerataan pembangunan di daerah. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat yang selaras dengan kebijakan pembangunan baik di tingkat pusat maupun daerah, terutama dalam pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.

TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Kabupaten Pemalang dilaksanakan selama 30 hari, mulai tanggal 22 April hingga 21 Mei 2026, berlokasi di Desa Klareyan, Kecamatan Petarukan. Adapun sasaran fisik utama dalam kegiatan ini adalah pembangunan talud sepanjang 801 meter.

Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pemalang mengalokasikan bantuan keuangan kepada pemerintah desa sebesar Rp225.000.000. Selain itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah turut memberikan dukungan anggaran sebesar Rp246.000.000.

Keberhasilan program TMMD sangat ditentukan oleh semangat gotong royong dan kerja sama dari seluruh pihak yang terlibat, baik TNI, Polri, pemerintah daerah, maupun masyarakat. Melalui kolaborasi ini, diharapkan desa-desa di Kabupaten Pemalang semakin maju dan mandiri.

Pembangunan talud jalan yang menjadi salah satu fokus kegiatan memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan badan jalan dari longsor dan kerusakan. Dengan adanya infrastruktur tersebut, diharapkan aksesibilitas dan mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar, aman, dan nyaman.

Lebih jauh, peningkatan kualitas sarana dan prasarana dasar ini diharapkan mampu mendorong aktivitas ekonomi masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan secara menyeluruh. Pemerintah daerah juga mengajak seluruh pihak untuk terus mengoptimalkan program-program lintas sektoral demi terwujudnya Kabupaten Pemalang yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera.

 

Program TMMD ini diharapkan menjadi salah satu langkah konkret dalam mewujudkan cita-cita pembangunan desa yang berkelanjutan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara luas.

Scroll to Top